Manusia dan Kegelisahan

Manusia dan Kegelisahan

Pengertian Kegelisahan

Kegelisahan berasal dari kata gelisah. Dalam kamus bahasa indonesia, WJS Poerwadarminto, gelisah yang berarti tidak tentram hatinya selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang yang tidak tentram hatinya maupun perbuataanya. Merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, ataupun tidak sabar.

Kegelisahan timbul karena perbuatan manusia itu sendiri atau karena keadaan dari luar lingkungan manusia itu sendiri, yang memberi pengaruh psikologis yang dapat merugikan dirinya maupun orang lain.

Banyak yang menilai kegelisahan itu ada bermacam - macam diantaranya adalah kegelisahan positif dan kegelisahan negatif yang diartikan sebagai berikut :

1. Kegelisahan Positif

Kesadaran yang dapat menjadi spirit dalam memecahkan suatu masalah, atau sebagai tanda peringatan, kewaspadaan terhadap bahaya - bahaya atau hal - hal yang datang secara tiba - tiba dan tak terduga. Kegelisahan positif merupakan faktor penting yang dibutuhkan manusia, sedangkan kegelisahan negatif jelas sangat membahayakan, seperti gula pada darah; ketika ketinggian kadarnya membahayakan kesehatan manusia.

2. Kegelisahan Negatif

Kegelisahan yang berlebih - lebihan, atau yang melewati batas, yaitu kegelisahan yang berhenti pada titik merasakan kelemahan, dimana orang yang mengalaminya sama sekali tidak bisa melakukan perubahan positif atau mencapai tujuan yang diinginkan, yaitu kegelisahan dalam "menanti - nanti" sesuatu yang tidak jelas dan tidak ada. tentu hal ini merupakan ancaman bagi eksistensi manusia sebagai kesatuan yang integral.

Tiga Macam Kecemasan Yang Menimpa Manusia

Sigmeund Freud ahli psikoanalisa berpendapat bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia yaitu kecemasan kenyataan (objektif), kecemasan neurotik, dan kecemasan moril.

1. Kecemasan Kenyataan (objektif)

Kecemasan tentang kenyataan adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar, bahaya adalah sikap keadaan dalam lingkungan seseorang yang mengancam untuk mencelakakannya, pengalaman bahaya mewarisi kecenderungannya untuk menjadi takut kalau berada dekat benda - benda tertentu atau keadaan tertentu di lingkungannya.

2. Kecemasan Neurotik

Kecemasa ini timbul karena pengamatan tentang bahaya naluriah. Seperti kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan, kecemasa itu tumbul karena orang itu takut akan bayangannya sendiri atau takut akan dirinya sendiri sehingga menekan dan menguasai ego.

3. Kecemasan Moril

Kecemasan ini timbul karena pribadi seseorang.Tiap pribadi memiliki bemacam - macam emosi antara lain; iri, benci, dendam, dengki, marah dan rasa kurang percaya diri.

Sebab - Sebab Orang Gelisah

Ada beberapa faktor yang menyebabkan orang - orang menjadi gelisah. Diantaranya :

1. Kesulitan Ekonomi

Kesulitan ekonomi merupakan kesulitan yang dialami ketika seseorang merasakan kondisi sulit dalam kehidupan ekonomi. Seperti halnya tidak mempunyai uang atau kelangkaan dalam suatu barang pemuas kebutuhan.

2. Persiapan Yang Tidak Matang

Segala sesuatu kegiatan yang dilakukan harus dengan persiapan yang matang. Apabila kita ingin melakukan sesuatu tetapi belum ada persiapan yang matang, maka dapat terjadi kegelisahan.

3. Panik

Panik merupakan ketakutan dan kecemasan yang terjadi secara mendadak dari sebuah peristiwa yang terjadi. Rasa panik dapat menyebabkan seseorang menjadi gelisah. Dengan adanya rasa panik otomatis timbulnya perasaan tidak tenang dan mengakibatkan seseorang menjadi gelisah

Contoh dari orang yang mengalami kegelisah; seperti dalam menghadapi ujian, tetapi belum ada persiapan yang matang dalam menjalani ujian tersebut, maka kemungkinan perasaan gelisah akan timbul.

Usaha - Usaha Mengatasi Kegelisahan

Kegelisahan nyatanya membuat pikiran dan perasaan seseorang merasa tidak nyaman. Ada beberapa usaha - usaha yang kita ketahui untuk mengatasi kegelisahan, diantaranya :

1. Bersikap Tenang

Pada saat seseorang merasa gelisah, sikap tenang dapat membantu menghilangkan atau mengurangi kegelisahan dengan merileks kan perasaan serta pikiran.

2. Intropeksi Diri

Intropeksi diri sangat diperlukan untuk membantu menghilangkan perasaan gelisah. Dengan adanya intropeksi diri seseorang akan mulai berfikir apa penyebab kegelisahannya dan bagaimana cara menyelesaikannya tanpa harus merasa gelisah. 

3. Berserah Diri Kepada Tuhan

Kegelisahan terkadang membuat diri seseorang lupa akan adanya Tuhan yang selalu siap membantu. Apabila kita memasrahkan diri kepada Tuhan kemungkinan tuhan akan memberikan jalan keluar dari kegelisahan yang kita alami

4. Bercerita Kepada seseorang

Dengan adanya bercerita kepada seseorang, permasalahan yang sedang dialami bisa mendapatkan saran ataupun pendapat. Jadi kemungkinan kegelisahan tidak akan bertambah dengan adanya saran atau pendapat yang diterima.

Keterasingan

Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata ini berasal dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal orang. Sehingga kata terasing adalah tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain atau terpencil. Jadi kata keterasingan adalah hal - hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain. 

Ayat Al-Qur'an Tentang Keterasingan

أَنَّ الإِسْلام بَدَأَ فِي آحَاد مِنْ النَّاس وَقِلَّة ، ثُمَّ اِنْتَشَرَ وَظَهَرَ ، ثُمَّ سَيَلْحَقُهُ النَّقْص وَالإِخْلال ، حَتَّى لا يَبْقَى إِلا فِي آحَاد وَقِلَّة أَيْضًا كَمَا بَدَأَ

"Islam dimulai dari segilintir orang dari sedikitnya manusia. Lalu islam menyebar dan menampakan kebesarannya. Kemudian keadaan akan surut, sampai islam berada di tengah keterasingan kembali, berada pada segelintir orang dari sedikitnya manusia pula sebagaimana awalannya." (Syarh Shahih muslim, 2 : 143)

Kesepian

Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi, sehingga kata kesepian berarti merasa sunyi. Setiap orang pernah mengalami kesepian, karena kesepian bagian dari hidup manusia. Lama rasa sepi itu bergantung kepada mental orang dan penyebabnya, kesepian itu akibat dari keterasingan. Keterasingan dapat disebabkan sikap buruk seperti sombong, angkuh, keras kepala, yang membuat manusia diasingkan oleh kehidupan sosialnya.

Macam - Macam Penyebab Terjadinya Kesepian

Terdapat 3 macam penyebab utama terjadinya kesepian yaitu; media sosial, kematian dan penceraian, genetika.

1. Media Sosial

Ketika orang lebih terhubung dengan orang lain sebagai masyarakat digital, orang justru tenggelam kedalam hubungan sosial yang nyata. Interaksi aktif di Facebook atau Instagram
seperti mengomentari update status seseorang atau mengirimkan pesan pribadi membuat orang seakan tak kesepian.

Namun karena apa yang anda lakukan terkesan pasif, hal itu justru akan membuat anda merasa lebih kesepian.

2. Kematian dan Penceraian

Tidaklah sulit untuk melihat mengapa kematian pasangan akan memicu perasaan kesepian. Kedua, meski penceraian dapat diatasi dengan misalnya, mengikuti kencan online, namun itu bukan berarti perasaan kesepian akan berkurang.

3. Genetika

Ada juga komponen genetik yang menyebabkan perasaan kesepian. Sebuah survei tentang kesepian diantara anak kembar menunjukan adanya variabilitas yang jauh lebih sedikit akibat kesepian diantaranya kembar identik dari pada saudara yang bukan kembar.

Penelitian menarik dari The University of Chicago yang membahas tentang cara kesepian membentuk perkembangan otak dan sebaliknya sehingga menunjukan mekanisme saraf yang menjelaskan terjadinya perasaan kesepian.

Contoh Seseorang Yang Sedang Kesepian

Baynyak orang yang menganggap kesepian berarti sendirian. Padahal, cukup banyak orang yang tetap merasa kesepian di tengah keramaian. Untuk mengetahui apakah anda merasa kesepian atau tidak, Berikut contoh orang yang sedang mengalami kesepian;

1. Menghabiskan Waktu Untuk Menonton

Sebuah penilitian menunjukan orang yang merasa kesepian biasanya sering menghabiskan waktunya untuk menonton

2. Kesulitan Berada Disituasi Sosial


Dalam beberapa seri eksperimen, profesor Megan L Knowles menemukan bahwa orang yang kesepian mungkin memiliki pemahan yang baik dalam keterampilan sosial, tetapi mereka merasa tertekan dan bingung bagaimana harus bersikap dalam dunia nyata.


3. Aktif Dimedia Sosial

Sebuah studi dari University Michigan menemukan bahwa kita akan makin aktif di media sosial saat merasa kesepian. Meski media sosial tidak menyebabkan kita kesepian, melihat kehidupan linimasa kita terkadang justru menyebabkan rasa tidak bahagia. Jadi, dari pada langsung membuka media sosial saat anda sedang kesepian, cobalah melakukan interaksi tatap muka atau telepon dengan seseorang yang anda sayangi.

Ketidakpastian

Ketidakpastiaan berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tanpa arah yang jelas atau tanpa asal - usul yang jelas. Ketidakpastian adalah sebutan yang digunakan dengan berbagai cara disejumlah bidang termaksud filosofi, fisika, statistika dll.

Macam - Macam Penyebab Terjadinya Ketidakpastian

1. Obsesi

Obsesi merupakan gejala neurosa jiwa, yaitu adanya pikiran atau perasaan tertentu yang terus menerus, biasanya tentang hal - hal yang tidak menyenangkan, atau sebab - sebabnya tak diketahui oleh penderita. Misalnya selalu berpikir ada orang yang ingin menjatuhkan dia.

2. Phobia

Rasa ketakutan yang terkendali, tidak normal, kepada sesutau hal atau kejadian tanpa diketahu sebab - sebabnya.

3. Halusinasi

Khayalan yang terjadi tanpa rangsangan panca indra, dengan sugesti diri orang dapat juga berhalusinasi

4. Delusi

Menunjukan pikiran yang tidak beres, karena berdasarkan suatu keyakinan palsu. Tidak dapat memakai akal sehat, tidak ada dasar kenyataan dan tidak sesuai dengan pengalaman.

Usaha - Usaha Mengatasi Ketidakpastian

1. Konsultasi

Untuk dapat menghilangkan atau menyembuhkan ketidakpastian tersebut tergantung kepada mental penderita bagaimana cara seorang penderita tersebut dapat mengatasi ketidakpastian nya. Bisa dengan cara konsultasi kepada teman atau kepada seorang psikolog untuk memberikan arahan dan saran untuk menyelesaikan ketidakpastiannya.

2. Berfikir Logis

Dengan adanya ketidakpastian, dibutuhkan cara berpikir yang logis untuk menentukan putusan dari ketidakpastian. Berpikir yang logis dapat memudahkan dalam menentukan keputusan ketidakpastian.

Ayat Al-Qur'an Dalam Mengatasi Ketidakpastian

Berikut ini pernyataan Al-qur'an tentang mengatasi ketidakpastian atau keraguan dalam contoh keraguan terhadap kitab suci Al-qur'an yaitu: Al-Baqarah (2) : 23

وَإِن كُنتُمْ فِي رَيْبٍ مِّمَّا نَزَّلْنَا عَلَى عَبْدِنَا فَأْتُواْ بِسُورَةٍ مِّن مِّثْلِهِ وَادْعُواْ شُهَدَاءكُم مِّن دُونِ اللّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

"Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al-qur'an yang kami wahyukan kepada hamba kami (muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al-qur'an itu dan ajaklah penolong- penolongmu selain Allah, jika kamu orang - orang yang benar"

Comments