Manusia dan Pandangan Hidup

Manusia dan Pandangan Hidup

  • Pengertian Pandangan Hidup
Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Pandangan hidup merupakan suatu dasar atau landasan untuk membimbing kehidupan jasmani dan rohani.

Adapula pandangan hidup menurut Koentjaraningrat adalah nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat, yang dipilih secara selektif oleh para individu dan golongan di dalam masyarakat. Pandangan hidup terdiri atas cita-cita, kebaikan dan sikap hidup.

Sistem nilai budaya sering juga disebut pandangan hidup bagi manusia yang menganutnya apabila "sistem nilai" merupakan pedoman hidup yang dianut oleh sebagian besar warga masyarakat, "pandangan hidup" merupakan suatu sistem yang dianut oleh golongan-golongan atau individu-individu di dalam masyarakat. Oleh karena itu, hanya ada pandangan hidup golongan atau individu tertentu, tetapi tidak ada pandangan hidup seluruh masyarakat.

  • Macam-macam Pandangan Hidup
Pandangan hidup banyak sekali macamnya, akan tetapi pandangan hidup dapat di klasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :

1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2. Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

  • Pandangan Hidup Muslim
Dengan demikian bagi seorangan muslim, pandangan hidupnya mengacu pada Al-Qur'an dan sunnah. Namun, lebih utama didahului dengan semangat tauhid. Meng-Esa kan Allah menghambakan diri hanya kepada Allah SWT.

Dengan tauhidullah diiringi berpegang teguh pada Al-Qur'an dan sunnah, itulah kunci segala persoalan hidup yang dihadapi oleh seorang muslim. Hal ini tercermin dalam pendiriannya ketika hidup di tengah-tengah masyarakat, tercermin dalam kebudayaan yang tercipta, dan dalam usahannya mencari pengetahuan seluas-luasnya.

  • Pengertian Ideologi
Pengertian ideologi adalah pengetahuan tentang gagasan-gagasan, pengetahuan tentang ide-ide, science of idea atau ajaran tentang pengertian-pengertian dasar. Dalam pengertian sehari-hari "idea" yang berarti "cita-cita". Cita-cita yang dimaksud adalah cita-cita yang bersifat tetap yang harus dicapai sehingga cita-cita yang bersifat tetap itu sekaligus merupakan dasar, pandangan atau paham.

Ideologi dapat dianggap sebagai visi yang luas, sebagai cara memandang segala sesuatu. Ideologi adalah sistem pemikiran abstrak (tidak hanya sekedar pembentukan ide) yang diterapkan pada masalah publik sehingga pembuat konsep ini menjadi intisari publik.

Hak ideologi

1. Hak memperoleh kebebasan.
2. Hak memperoleh perlindungan sebagai warga negara.

  • Pengertian Cita-Cita
Cita-cita adalah suatu impian dan harapan seseorang akan masa depannya, bagi sebagian orang cita-cita itu adalah tujuan hidup dan bagi sebagian yang lain cita-cita itu hanyalah mimpi belaka. Bagi orang yang menganggapnya sebagai tujuan hidupnya maka cita-cita adalah sebuah impian yang dapat membakar semangat untuk terus melangkah maju dengan langkah yang jelas dan mantap dalam kehidupan ini sehingga ia menjadi sebuah akselerator pengembangan diri.

Contoh Cita-cita

Jika ada pemuda yang ingin sekali membeli mobil sport, maka pemuda itu bercita-cita untuk mendapatkannya, sehingga dia berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan mobil tersebut dengan cara kerja keras.

  • Pengertian Kebajikan 
Kebajikan itu adalah perbuatan yang selaras dengan suara hati kita, kebajikan berarti berkata sopan, santun, berbahasa baik, bertingkah laku baik, ramah tamah terhadap siapapun.

Makna Kebajikan

Sesuatu yang mendatangkan kebaikan (keselamatan, keberuntungan, atau perbuatan baik).

  • Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Tingkah Laku Seseorang
1. Faktor pembawaan (heriditas) yang telah ditentukan pada waktu seseorang masih dalam kandungan.
2. Faktor lingkungan dimana mereka tinggal dan hidup dalam lingkungan yang baik maupun tidak.
3. Faktor pengalaman yang khas yang pernah dialami sewaktu dia mulai hidup dan hingga sampai dewasa.

  • Usaha atau Perjuangan
Usaha atau perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Setiap manusia harus kerja keras untuk kelanjutan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha atau perjuangan. Perjuangan untuk hidup, dan ini sudah kodrat manusia. Tanpa usaha atau perjuangan, manusia tidak dapat hidup sempurna.

Ayat Al-Qur'an Tentang Usaha atau Perjuangan

فَإِذَا بَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمْسِكُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ أَوْ فَارِقُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ وَأَشْهِدُوا۟ ذَوَىْ عَدْلٍ مِّنكُمْ وَأَقِيمُوا۟ ٱلشَّهَٰدَةَ لِلَّهِ ۚ ذَٰلِكُمْ يُوعَظُ بِهِۦ مَن كَانَ يُؤْمِنُ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ ۚ وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا
(2)
وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُۥٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَٰلِغُ أَمْرِهِۦ ۚ قَدْ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىْءٍ قَدْرًا
(3)

"Barang siapa bertaqwa kepada Allah maka dia akan menjadikan jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak ia sangka, dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah maka cukuplah Allah baginya, Sesungguhnya Allah melaksanakan kehendak-Nya, dia telah menjadikan untuk setiap sesuatu kadarnya".(QS. Ath-Thalaq: 2-3).
  • Keyakinan atau Kepercayaan
1. Materialisme
2. Idealisme
3. Dualisme

Pengertian Keyakinan atau Kepercayaan

Keyakinan dan Kepercayaan adalah suatu sikap yang ditunjukkan oleh manusia saat ia merasa cukup tahu dan menyimpulkan bahwa dirinya telah mencapai kebenaran. Karena keyakinan merupakan suatu sikap, maka keyakinan seseorang tidak selalu benar atau keyakinan semata bukanlah jaminan kebenaran.

  • Langkah-langkah Berpandangan HIdup yang Baik
1. Mengenal

Mengenal merupakan langkah awal dari berpandangan hidup yang baik di karenakan dengan mengenal kita pun akan dapat membedakan suatu hal yang baik dan buruk, menurut cara pandang kita sehingga kita tidak akan mengambil langkah yang salah.

2. Mengerti

Tidak cukup hanya mengenal, Mengenal di ibaratkan hanya sebagai lapisan luar sedangkan jika kita ingin mengetahui lapisan dalamnya kita harus mengerti.

3. Menghayati

Setelah kita mengenal dan mengerti, maka langkah selanjutnya adalah menghayati, dengan menghayati kita dapat lebih jauh mengerti

4. Meyakini

Langkah selanjutnya meyakini, meyakini dapat kita lakukan dengan memperdalam rasa mengenal, mengerti, serta menghayati

5. Mengabdi

Langkah terakhir untuk berpandangan hidup yang baik adalah dengan mengabdi, mengabdi merupakan suatu usaha untuk menyerahkan segenap keyakinan kita untuk suatu hal yang kita yakini. Dengan mengabdi menjadikan kita lebih dekat atau bahkan menjadi satu dengan hal yang kita yakini tersebut.

Comments